MUDIK LEBARAN TRADISI ATAU KEHARUSAN

Lebaran memang sudah lewat dengan meninggalkan berjuta-juta kenangan dan berjuta-juta catatan di rentenir dan pegadaian. Demi apa? Demi menyatukan romantisme sisa-sisa ikatan darah antara ayah dan anak, ibu dan anak, anak dan eyangnya, buyutnya, seseorang dengan teman-teman di kampung, Mungkin  ketika tiba di kampung, seolah-olah sebagai petugas pencatat warga. Mendata semua orang yang pernah terlintas di perjalanan hidup seseorang. Si Minah yang dulu menjadi kembang desa kini menjadi TKW di negeri seberang. Minah selalu mengirimkan uang hasil usahanya ke suaminya yang ditinggal untuk mengurus anak. Lalu si Dudi, teman main layangannya semasa kecil kini sudah lama berlayar. Sebagai awak kapal di sebuah kapal tanker tak pernah pulang. Lalu si Kodir, sekarang sudah disibukkan dengan urusan sebagai kader salah satu partai. Memang mudik adalah mengais-ngais sisa kenangan lama. Kampungnya tidak seperti dulu lagi. Tak ada bedanya orang-orang di kampong dengan kota. Hilir mudik sepeda motor meraung-raung tak henti-hentinya. Gaya hidup kota kini menjelajah kehidupan kampong. 

Mudik adalah sebuah peristiwa yang sangat luar biasa orang-orang rela berdesakan di atas bis yang menghantarkan mereka ke kampong, rela mengantri dalam macetnya jalanan, rela mengorbankan anak sendiri di bawah terpaan ganasnya cuaca musim kering di atas jok sepeda motor, terus bersabar jika di depan ada mobil mogok dan kendaraan kita tak bergerak, rela mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk segala itu. Jika tidak cukup hati-hati di jalan, korbanpun bisa berjatuhan secara tragis. Yang tersisa hanya tangisan yang sangat menyesakkan.

Lebaran pun usai. Dan kini orang-orang kembali ke kota untuk menuai nasib. Terbayarkah semua yang sudah dikorbankan demi lebaran. Tentu saja jawabannya ada di benak Anda semua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s