Dalam 2 tahun, peringkat Indonesia menempati posisi teratas sebagai negara TERKORUP di Asia Pasifik.

Memang sesuatu hal yang paling memalukan bagi martabat Bangsa Indonesia. Bisa kita bayangkan, dimana berita-berita nasional begitu gencar memberitakan kasus-kasus korupsi, justru malah sebaliknya. Indonesia ditetapkan menduduki peringkat pertama dari 16 negara negara di Asia Pasifik dalam urusan Negara dengan tingkat korupsi paling tinggi, alias negara korup. Survei ini dilakukan oleh perusahaan konsultan “Political & Economic Risk Consultancy” (PERC) yang berbasis di Hong Kong, yang dirilis pada 8 Maret 2010.

Berikut ini adalah susunan lengkap hasil survei tersebut .

  1. Indonesia (terkorup)
  2. Kamboja (korup)
  3. Vietnam (korup)
  4. Filipina (korup)
  5. Thailand
  6. India
  7. China
  8. Taiwan
  9. Korea
  10. Macau
  11. Malaysia
  12. Jepang
  13. Amerika Serikat (bersih)
  14. Hong Kong (bersih)
  15. Australia (bersih)
  16. Singapura (terbersih)

Tahun 2008 Indonesia masih berada di peringkat ke-3. Dalam 2 tahun, bukannya semakin membaik. Malah menempatkan muka bangsa ini ke bawah titik nadir.

MERAH – PUTIH, dimana taringmu?  Slogan-slogan Anti Korupsi yang selama ini diteriakan heroik, seakan-akan berlalu begitu saja. SBY menyatakan akan berada dibarisan terdepan dalam pemberantasan korupsi.  Tapi…. ?? KPK yang menjadi harapan rakyat Indonesia dalam pemberantasan korupsi, digoyang dan digembosi. Kepolisian… Kejaksaaan… dan lembaga-lembaga yang diharapkan mampu menjalankan amanat rakyat, begitu mudahnya ditelikung.

Sedih rasanya untuk menerima kenyataan ini. Bangsa yang agung, bangsa yang memiliki sejarah panjang dalam kemerdekaan, bangsa yang merupakan panutan bangsa-bangsa di kawasan Asia-Afrika, bangsa yang pernah disebut sebagai macan Asia, bangsa yang diturunkan dari kejayaan Majapahit – Sriwijaya….. hancur karena setan-setan penggoda iman dipelihara disini.

Pantas rasanya jika kita menyaksikan ekonomi bangsa hancur. Para investor lari dari tanah Indonesia. Siapa yang mau berinventasi jika kenyamanan produksi tidak bisa dijamin. Bohong besar jika perekonomian Indonesia meningkat (laporan para menteri). Apanya yang meningkat? Kalau meningkat, siapa yang menikmati? Rakyat rasanya sangat jauh dari pemenuhan standar kehidupan. Di daerah A, beberapa anak mati karena gizi rendah atau kurang makan. Daerah B, sulit mendapatkan bahan pokok, dll…

Wahai saudaraku yang sedang menikmati amanah-amanah rakyat Indonesia, sadarlah… jauh di hadapan mata begitu banyak saudara kita yang kesulitan. Janganlah tertawa di atas penderitaannya.

Sekian….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s